Aku hanyalah seorang manusia biasa yang berusaha untuk menikmati hidupnya dengan baik.

Nama lengkapku Almahira Az Zahra, lahir pada tanggal 17 Maret 1989 di Kota Tasikmalaya. Sekarang aku tinggal di Jatinangor dan sedang berusaha menyelesaikan pendidikan di universitas.

Aku tertarik akan banyak hal: psikologi (terutama psikologi anak), ekonomi (khususnya syariah), sosial (mengenai kesejahteraan masyarakat), pertanian (prospek di masa depan dalam usaha penyediaan pangan umat manusia), dan masih banyak lagi. Sekarang aku kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran angkatan 2007 karena aku yakin banyak hal yang bisa kulakukan sebagai seorang dokter.

Aku ingin menjadi seorang dokter yang mengerti psikologi, tahu kondisi dan kebutuhan masyarakat, sehingga aku bisa memberikan sebuah kontribusi (solusi) walaupun sangat kecil nilainya.

Beberapa orang mengatakan aku aneh
Banyak yang berpendapat kalau aku anak kecil
Katanya aku sangat ekspresif dan ceria
Ada pula komentar bahwa aku orangnya berlebihan

Aku senang sekali berdiskusi dan mendengarkan hal-hal baru. Hal yang paling membahagiakanku adalah ketika berbicara dengan anak kecil. Hm, anak kecil itu jujur. Terkadang cara berpikir mereka unik dan kata yang mereka lontarkan tak pernah terduga sebelumnya. Didepan anak kecil, aku tak perlu berpura-pura menjadi orang lain.

Aku tipe manusia yang cepat minder, dan sepertinya ini salah satu alasan mengapa aku tak pernah nyaman bila hanya berada dalam satu komunitas. Salah satu kebiasaan burukku adalah suka menceritakan diri sendiri, tapi itu mulai kuhilangkan pelan-pelan melalui kebiasaan menulis.

Aku bisa sangat peduli pada orang lain hingga benar-benar tak peduli sama sekali (tapi hanya bisa sebentar). Terkadang apa yang aku bicarakan tidak sama dengan pikiran yang ingin aku sampaikan. Rasa minder membuatku enggan tuk menyampaikan pemikiranku lebih dalam. Sempat pula ada rasa takut dikatakan membosankan, hahaha..

Sampai akhir tahun lalu, hal yang paling aku benci adalah menulis. Namun, menulis sudah menjadi sebuah kebutuhan sendiri bagiku saat ini. Kupikir, kebiasaan ini akan bermanfaat di masa depan sehingga aku tak perlu malu mengakui bahwa tulisanku sekarang kurang bermanfaat. Toh, ini masih dalam tahap proses pembelajaran.

Akhir tahun 2008 aku memutuskan untuk mendalami kebiasaan ini. Aku akan berusaha dengan sungguh-sungguh tuk belajar menulis. Aku tak peduli apapun pendapat orang lain, bahkan kalau ada yang mengatakan aku amatiran dan tulisanku jelek.

Aku akan berusaha lebih keras dibanding orang lain. Aku akan mencari sendiri hal-hal yang harus kulakukan bila tak ada yang mendukungku. Aku punya modal keyakinan pada Allah swt. dan aku tahu, menulis menjadi salah satu pilihanku untuk berkontribusi bagi banyak orang beberapa tahun mendatang.

Itulah aku, anak kecil yang tersesat di dunia orang dewasa..