Posts Mentioning RSS Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • almahira 11:12 am on January 30, 2009 Permalink | Reply |  

    Haduhhh 

    Duh, alma pengen nangis..
    tapi ga tau apa yang harus ditangisi.

    alma akhir2 ini kurang tidur dan itu bikin cape.

    kalau lagi kondisi kayak begini salah satu cara supaya emosi cepat kembali adalah dengan menangis. Tapi alma juga ga mau nangis. ga banget kan?

    hm,, ada satu cara lagi sih: tidur.
    tapi tidur malah memperpanjang masalah karena banyak hal yang tertunda karenanya. hiks

     
    • Prita 1:36 pm on January 30, 2009 Permalink

      aya naon, neng Alma…? hiks… sy juga d sini merasakan hal serupa, tp sy mah berhasil keluar nangisnya… dua malem berturut-turut pas mau ujian malah tersedu-sedu… hahaha… sekarang tinggal nyisa rieutna…

      sabar ya… besok pasti sembuh… nggak besok ya lusa…

    • Droo 10:51 am on February 1, 2009 Permalink

      Haduh, Alma. Semangka-nya mana? :P

    • almahira 11:56 am on February 2, 2009 Permalink

      ahahahahaha

      semangat2x!!

  • almahira 9:16 am on January 20, 2009 Permalink | Reply |
    Tags:   

    Goresaan #3 

    Mari, nikmati dan rasakan semua perjalanan hidup ini dengan baik.
    Menghirup udara bebas, mengamati indahnya alam di bumi.
    Menafakuri semesta yang tiada bertepi.

    Mari, berikan senyuman terbaik dalam hidup.
    Berjumpa dengan berbagai macam karakter.
    Memperluas wawasan dan sudut pandang baru.

    Mari, raih mimpi tertinggi.
    Mengejar cita, menggapai asa.
    Hanyut dalam setiap proses perjalanannya.

    SEMANGKA!!!
    Semangat Karena Allah swt.!!!

     
    • angghearachmiawaty 1:16 pm on January 20, 2009 Permalink

      Bagai menyalakan balon udaraku,
      Melayanglah,
      menggapai citamu,
      meraih harapmu,
      hingga batas waktu.

      Alma sayang, semangat y^^, terus berusaha untuk memberikan yang terbaik.. =)

    • almahira 11:31 am on January 22, 2009 Permalink

      iya…
      semangaaaatttttttttt!!!!!!!!!!

    • ciwir 4:57 pm on January 22, 2009 Permalink

      NARKOTIKA !!!!!!!!!
      Negara Akan Runtuk Kalao Orang Tidak Ingat Kepada ALLAH

    • azzakky 4:02 am on January 23, 2009 Permalink

      ASEM deh…
      Alloh SElalu Menyertai… Amiiin :-)

    • Droo 10:18 am on January 29, 2009 Permalink

      “Semangka”-nya jadi agak antiklimaks. –;

  • almahira 9:10 am on January 20, 2009 Permalink | Reply |
    Tags: prita, , teman   

    Dibalik Sebuah Semangat 

    Kurang apa coba alasan aku tuk bersyukur.
    Ini tentang rasa syukurku pada harapanku tentang menulis.
    Tentang semangat yang tak boleh mati.

    Prita, makasih banyak karena kamu selalu baca tulisan alma. Mungkin kamu ga tau, sms ”aneh” mu semalam benar2 bikin alma malu sekaligus senang banget.

    Atau kata2 a prima yang bilang ketika semangat menulis hilang, maka menulislah untuk diri sendiri.

    Alma masih ingat saat awal mula alma membiasakan diri tuk menulis. Hampir setiap hari alma memposting sebuah tulisan yang sebenarnya kurang penting. Hampir setiap minggu, alma membuka dua blog. Satu milik prita, satunya lagi milik a prima. Mungkin mereka tidak tahu, kalau tulisan2 mereka membuat semangat alma tuk belajar tak pernah surut. Bukan apa-apa sih, tapi mengetahui ada orang dari satu daerah yang sama, mempelajari hal yang sama (kedokteran), dan berlainan tempat tinggal dalam menuntut ilmu membuat alma ingin mengetahui perjalanan mereka. Meyakinkan diri bahwa minimal alma bisa seperti kalian, dengan membaca tulisan-tulisan itu meski hanya satu paragraf. Sayang, salah satu blog itu kini sudah ditutup.

    Yang alma tahu, kita punya 1 kesamaan: satu alumni semasa SMP. Hahaha.. dan itu benar2 membuat alma bersemangat. Kalau kalian bukan dari tasik, mungkin efeknya juga ga akan sebesar ini.

    Terima kasih karena sudah menyempatkan diri
    Dengan membaca tulisan-tulisanku yang tidak penting..
    Dengan membantuku mengedit sebuah tulisan..

    Kalian punya kontribusi yang cukup banyak dalam hidup alma selama setahun ini. Kontribusi dalam membangun semangat.

    Semangat!! Untuk pengembangan diri yang tak pernah mati.
    Semangat!! Untuk usaha yang tak boleh padam.
    Semangat!! Untuk mimpi yang sedang dikejar.

     
    • Prita 9:45 am on January 20, 2009 Permalink

      hiks… terharu…

      iya ya, dunia tutulisan (baca: blog) emang luaaas bgt… semua tulisan pasti punya makna. tp nggak semua tulisan bisa mengikat hati penulis dgn pembacanya. insya allah meski dari tulisan ga penting dan ga jelas (nu sy maksudna), kita bisa slg berbagi dan terus saling support ya…

      semangattt buat nulis dan semangattt buat jd dokter yg baik & hebat!!!

      hidup Nedutas!!! hohoho…

  • almahira 9:06 am on January 20, 2009 Permalink | Reply |
    Tags: kids song, sherina   

    Lagu Anak-Anak 

    Semangat di Lagu Anak-Anak

    Alma sukaaaa banget sama lagu2 sherina semasa kecil. Hampir setiap hari alma putar lagu itu. Dan alma ga begitu peduli dengan perkembangan musik di tanah air.

    Lagu-lagu orang dewasa itu pada cengeng-cengeng, sedangkan lagu anak-anak liriknya positif dan selau megingatkan bahwa kita hidup dan berusaha untuk masa depan. Walaupun aku tipe orang koleris, tapi aku malas kalau perasaan tiba2 jadi melankolis. Dan perasaan melankolis kadang timbul gara2 dengar lagu2 melankolis juga.

    Why i love kids song?

    Karena lagu itu memberikan sebuah harapan akan masa depan yang lebih baik.
    Karena liriknya mengingatkan bahwa impian harus diraih.
    Karena isinya bukan tentang cinta-cintaan orang dewasa.
    Karena untuk anak2, maka alunan lagunya pun sederhana.

    Aku suka itu semua.
    Lagu itu mengobarkan kembali semangatku yang berfluktuasi seenaknya.
    Lagu itu mengatakan bahwa aku tidak sendiri.
    Lagu itu membuatku lebih menghargai hidup.
    Lagu itu membuatku lebih menghargai orangtua dan lebih bersyukur akan keberadaan mereka.
    Lagu itu mengingatkan akan alam semesta, sehingga aku ingin mengamatinya.
    Lagu itu tentang sahabat, dimana kemurniannya masih terjaga.

    Jadi ingat istilah ”di poyok di lebok” waktu sesi obrolan kenapa lagu2 indonesia melow2. pada dasarnya kita hobi ngeledek, tapi tetap aja hapal.haha

     
    • Prita 9:56 am on January 20, 2009 Permalink

      eh… ya sy ge da suka lagu sherina waktu kecil… sukaaa pisan. tp pas rada gede jd katepaan adik suka westlife. hahaha…

      lagu cengeng? ke laut aja deh… tp kalo lagu melow kadang2 masih suka, soalna musikna lembut… skrg lebih suka lagi lagu jepang. soalna mun dipake nemenin belajar moal ngaganggu. da ngedengerinna bari teu ngarti. haghaghag…

      skrg alma sukanya lagu naon wae?

    • almahira 10:05 am on January 20, 2009 Permalink

      seperti biasa,,
      lagu soundtrack korea..

      haha
      tapi nu dulu
      soalnya da ga ngerti bahasanya, jadi ga ngaruh ke alam bawah sadar.
      hahahahaha

  • almahira 8:58 am on January 20, 2009 Permalink | Reply |  

    Kawat Gigi 

    Dua tiga hari ini cukup aneh buatku. Rasanya semua pikiran-pikiran negatif yang ada dalam kepala keluar satu persatu. Sebenarnya aku agak takut dibilang aneh oleh teman yang mendengarkan cerita-cerita anehku yang absurd dan ga jelas. tapi ya udalah, toh udah kejadian. Hahahaha

    Seharian sakit gigi. Hampir satu bulan aku ga pake karet intermaxillar untuk perawatan ortho-ku. Alhasil, gigi seriku semuanya maju lagi. Sejak kemarin, akhirnya aku berhasil membeli karet itu lagi da memasangnya kembali.

    Sakit banget! Nyut-nyutan sampai sakit kepala.

    Ini pasti gara2 giginya maju, jadi lebih sakit dari biasanya.

    Sabar.. Sabar…

    hahahahaha

    kenapa alma pake kawat gigi?

    Hahahahahaha

    Kalau boleh milih, mending ga usah sama sekali. Nyiksa abis.

    Tapi karena harus, makanya harus

    Bukan karena kepentingan estetika wajah, melainkan memang harus.

    Jadi awalnya, ua alma yang dari depok bilang kalau gigi alma maju ke depan. Terus beliau saranin buat pake kawat gigi, katanya biar bagus.

    Alma sih cuma bilang iya-iya aja.

    Tapi lama2 gigi alma emang aneh. Goyang2 mulu, haha.

    Sampai satu waktu, orangtua nyuruh alma buat ke dokter gigi dan pasang kawat. Sama siapa alma dianterin? Ga ada! bahkan untuk ronsen gigi ke bandung pun alma sendirian (untung banget pulangnya bareng sepupu).

    Dan ternyata,,, alma memang harus di kawat gigi kalau pengen ”menyelamatkan” gigi alma. Dokternya bilang, akar gigi alma pendek. Kalau dibiarin, bisa terus maju dan lama2 malah copot sendiri. Pake kawat gigi juga ada resiko giginya copot, tapi dokternya bakal hati2 selama masa perawatan. Serem banget…

    Alhasil, sampai hampir 3 tahun alma di kawat, belum juga dilepas. Sakit, ga enak, nyut2an, dll udah sering alma rasain. Mungkin ga sesakit teman2 yang lain karena dokter yang menangani alma cukup hati2 dan pelan2.

    Alma harus sabar, ga boleh banyak ngeluh. Toh, ini pilihan yang udah alma ambil.

     
    • Prita 9:50 am on January 20, 2009 Permalink

      jd inget kalo alma pake kawat gigi… sabar ya nahan sakitnya… demi gigimu.

      eh, habis ujian sy ge mau ke rsgm fkg ugm lo… rencananya sih mau pasang jg… wahahaha… gigi sy teh teu rapih pisan. jd hariwang. hehehe…

    • almahira 10:13 am on January 20, 2009 Permalink

      selamat berjuag ya bu…

      setidaknya, kata orang, kawat gigi bikin wajah terlihat tirus. tirus berarti terlihat kurus. hahahaha

      katanya juga biar jadi lebih cantik. tapi alma sih ga peduli. keselamatan gigiku lebih penting dari kecantikan.

    • http://ummul-orthodonti.blogspot.com 10:25 am on January 20, 2009 Permalink

      Kawat gigi? Sabar… sabar… sabar….
      Senyum… senyum… senyum….

      Yang dikawat memang karena harus dikawat. Tapi yang senyum bukan karena harus senyum. Senyum ini ikhlas dari dalam hati.

      salam, dan senyum!

      http://ummul-orthodonti.blogspot.com

    • Prita 11:21 am on January 20, 2009 Permalink

      Lha, kalo temen2 yg laen malah nakut2in sy ntar jg manyun dan hilang napsu makan (yg kedua mah tak apa2x…) hehe…

      kalo sy mah sgt risih pd sesuatu yg janggal… Deretan gigi inferior sy kacau balau. Yg atas jg maju ke depan. Kalo soal kecantikan mah bkn yg terpenting, wong sy jarang senyum kok (lebih sering ketawa soalnya) hihihi…

    • almahira 11:26 am on January 22, 2009 Permalink

      @prita
      halah.. manyun paling cuma setahun..
      lagian, manyun setahun lebih baik daripada manyum bertahun2 setelah 5-10 tahun mendatang kan? hehehe

      lagian, kalau bisa mah emang sekarang aja. mumpung ada rezeki dan ada waktu. soalnya kalau udah kerja kan susah ngatur waktu ke dokter. belum lagi kalau sakkit. ugh! ganggu efektifitas kerja kan?

      klo cantik atau senyum lebih bagus itu mah bonus. kan jadinya kita bisa memberikan senyum terbaik untuk orang2 disekitar kita dan pasien kita nanti.

    • Gina Septiani 5:41 am on January 30, 2009 Permalink

      wah..adik kecil beranian yah,,ke dokter gigi sendiri.. hehe.
      Nice blog ma…^^
      oiya..jadi inget tuisan alma yang waktu itu alma kasih ke gina.. gina lupa nyimpen kertasnya dimana..hehe..maap =D

c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel