Updates from October, 2008 Hide threads | Keyboard Shortcuts

  • Menghilang Saja Sesukamu 

    almahira 7:02 am on October 28, 2008 Permalink | Reply

    Entah ini perasaanku saja atau bukan. Nampaknya semua hal yang berada disekelilingku tampak aneh akhir-akhir ini.

     

    Dan entah kenapa aku merasa hidupku sangat kacau.

     

    Aku ingin menghilang..

     

    Kalau saja bunuh diri itu ada dalam agama, atau bunuh diri diperbolehkan sebagai penebus dosa seperti pada kaum Nabi Musa yang menyembah patung anak sapi. Mungkin sudah sejak lama aku menghilang.

     

    Hm,, kalau udah kayak begini, aku seperti orang yang tidak pandai bersyukur.

    Ya Allah,,, maafkan aku..

     
    • arali2008 8:41 am on October 28, 2008 Permalink

      Aneh ! karena ada sesuatu yang bagus. ada ganjil (aneh) karena ada yang genap, maka siap-siaplah terima yang genap itu, nikmatilah keanehan itu tapi jangan larut, simaklah keanehan itu, dibalik itu ada yang genap (kewajaran). Hidup alma akan semakin bermakna ditengah-tengah kehidupan orang dewasa.

    • Prita 7:47 am on October 30, 2008 Permalink

      nggak bisa ngomong…

      cepet sadar aja kalau hidup bagaimanapun keadaannya akan selalu lebih baik drpd menghilang atau nggak menjadi bagian dr sejarah bumi….

    • alfapyuee 3:07 pm on October 30, 2008 Permalink

      bukan hidup namanya kalo nggak sekali-sekali kacau…

      tapi bukan juga hidup namanya kalau kacaunya nggak cuma sekali-sekali…

      Face it, get through it.

  • Semangatku Menghilang 

    almahira 6:39 am on October 28, 2008 Permalink | Reply

    Hari ini alma hibernasi. Entahlah, mataku sakit. Rasanya bola mata seperti menendang ingin keluar dari rongganya saat kusentuh. Hampir 2 bulan selalu seperti ini. Aku benci karena aku tidak bisa fokus pada apa yang sedang aku pelajari..

     

    Semangatku  untuk menyelesaikan tugas tiba-tiba menghilang hanya karena sebuah pesan. Pesan yang menurutku terkesan sangat menyalahkan dan entah mengapa pada akhirnya aku minta maaf karena keteledoranku. Ya, aku minta maaf. Hanya saja aku sedikit kesal karena mungkin semua rasa kesal dan kecewa selalu aku pendam sendiri. Aku hanya tidak tega karena sekali bicara, aku akan sangat terang-terangan dan aku khawatir itu akan menyakiti perasaan orang lain.

     

    Jadi gimana dengan perasaanku ya? Haha,, rasanya menyedihkan, tapi toh aku masih punya satu kekuatan lagi untuk menyembunyikannya, yaitu menulis.

     

    Andai orang itu tahu, pesan itu benar-benar membuatku merasa seperti seorang pesuruh. Aku tidak mengharapkan adanya penghargaan dari apa yang telah aku kerjakan. Kita semua sama-sama cape dan bosan, tapi terkadang aku mengharapkan sedikit pengertian dari orang lain. Dan kalau boleh jujur, aku ga suka perasaan itu.

     

    Aku pengen teriak:

    MEMANGNYA KAMU ORANGTUAKU APA? MEMANGNYA KAMU KIRA AKU BISA TERUS BERSABAR? AKU GA SUKA JADI PESURUH. KITA SEMUA BEKERJA DALAM KAPASITAS YANG SAMA DAN POSISI YANG SAMA, MAHASISWA. JADI, JANGAN PERNAH MEMERINTAHKU ATAU BERSIKAP SEPERTI AKU BAWAHAN KAMU. JANGAN PERNAH!!!

     

    Tapi aku tahu, itu adalah hal yang tidak akan pernah aku lakukan.

     

    Dan sungguh, aku tidak mengharapkan permintaan maaf. Aku hanya membutuhkan sedikit pengertian yang mungkin itu terlalu berlebihan bagi orang lain. Toh, aku mengerjakan apa yang seharusnya aku kerjakan.

     

    Hm,, jadi inget kata-kata dee-m.. Sebenernya, ga akan ada orang yang peduli dan ngerti sama kita, kecuali dia bener-bener deket dan sayang sama kita.

     
  • Saat Latihan 

    almahira 5:37 am on October 27, 2008 Permalink | Reply

    Tadi malam, alma nangis karena alma minder. Haha,, ga elit banget jan? Latihan PSM kemarin memang menyenangkan, tapi aku merasa aku jadi penghambat. Aku udah berusaha keras untuk membaca not dengan baik, tapi aku emang ga bisa. Mau gimana lagi? Jadi, tolong sedikit bersabarlah untukku dan jangan pasang wajah tak bersahabat (hm,, apa karena aku sedang melankolis?).

     

    Aku ini kenapa sih? Selalu menangis kalau ga bisa mengerjakan sesuatu. Matematika, sampai aku pernah tertawakan bodoh karena terus-menerus bertanya, dan sekarang pelajaran di kampus yang entah mengapa sepertinya agak bebal masuk ke otakku.

     

    Dan aku hanya bisa menangis, kemudian belajar.

     
    • mnrp 3:29 am on October 28, 2008 Permalink

      sering2 saja latihan membaca not balok..
      kalo masi di kunci G gak jadi terlalu rumit lah..
      patokannya 5 garis itu saja..

      kalo membaca not angka.. idem dito, sering2 latihan

    • alfapyuee 11:14 am on December 9, 2008 Permalink

      Menyanyi di Paduan Suara itu aktifitas yang butuh:

      Mulut dan lidah untuk artikulasi,

      sinus untuk ruang gema,

      larynx untuk produksi suara,

      paru-paru untuk ruang udara,

      diaphragma untuk mengatur besar ruang paru,

      mata untuk membaca partitur,

      telinga untuk monitor harmonisasi,

      otak untuk menyelaraskan semuanya,

      dan Jiwa karena lagu itu harus hidup…

      Walaupun karena motivasi yang kurang jelas, tidak pernah absen latihan PSM waktu tahun pertama benar-benar terasa manfaatnya…

      karena alin jadi biasa.
      orang lain mengidentifikasikannya sebagai bisa.

      so… If u really want to do it… just get used to it…

  • Mataku Sayang 

    almahira 5:13 am on October 27, 2008 Permalink | Reply

    Ugh, hari sabtu lalu ada pemeriksaan mata gratis di kampus. Kan jarang-jarang tuh ada periksa-periksa mata di kampus, jadi diriku memutuskan untuk menngecek mata.

     

    Dan…

    Ternyata diriku minus, ditambah silindris pula. Hiks

     

    Cerita ke mama malah disuruh pake kacamata. Kayaknya kualat deh gara-gara selalu bilang ga mau berkacamata. Sebenernya sih mata masih jelas-jelas aja kalau liat, tapi kadang suka cepet cape atau tiba-tiba ga fokus. Hm, apa gara-gara minus itu? Belum belajar mata nih di kampus.

     
  • Goresan #9 

    almahira 5:11 am on October 27, 2008 Permalink | Reply

    Ibu,, aku menjadi anak yang egois. Maafkan karena ini tidak sesuai dengan apa yang kau ajarkan padaku.

    Ibu,, aku menjadi anak yang jahat. Aku menginginkan kembali hal yang telah kulepaskan. Bukankah itu egois namanya?

    Ibu,, ingin sekali ku menarik semua kata-kata yang pernah kukatakan pada orang itu. Aku ini anak kecil yang menghilangkan mainan dan menginginkannya kembali. Maafkan aku, Bu..

     
c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel