Alhamdulillah,, alma eligible dan bisa naik ke tingkat dua tanpa perjuangan yang berarti. Sebenarnya alma agak kecewa dengan hasil yang alma peroleh. IPK alma dibawa standar kebanyakan orang bahkan diri sendiri. Harus banyak yang diperbaiki karena sebelumnya alma ga rajin belajar dan moody-an. Tapi alma ga boleh nyesel karena itu ga akan pernah menyelesaikan masalah. Yang penting sekarang alma harus kembali merumuskan tujuan alma ingin menjadi dokter seperti apa dan ga boleh main-main lagi.

Hal yang paling membuat alma bahagia adalah pernyataan papa. Beliau ga bertanya tentang nilai atau IPK, tapi apakah alma naik tingkat atau tidak. Katanya yang penting di tahun pertama alma naik tingkat dulu, IPK itu bisa alma kejar ditahun-tahun selanjutnya. Pernyataan itu bikin alma ngerasa bahwa usaha alma selama ini terhargai dengan baik, dan itu udah lebih dari cukup buat alma.

Ada banyak tangisan, rasa kecewa, keputusan mendadak yang harus di ambil, perasaan bahagia, rasa syukur, dll. Semoga semua rasa ini tergantikan oleh Allah swt. dengan baik. Amiinn..

Hanya satu yang membuatku heran, ada beberapa teman yang tidak menghadiri judicium. Padahal hari itu adalah kesempatan pertama dan terakhir untuk daftar remedial bila ingin memperbaiki nilai. Semoga ada jalan keluar terbaik bagi mereka yang masih ingin ikut remedial. Amiinn..

Aku mendaftar untuk remedial sebanyak 11 SKS. Semoga keputusan yang kuambil bisa memenuhi harapanku. Amiinn..

Cuma sekadar perbandingan: biaya remedial di FK Unpad sebesar Rp 45.000/SKS.