13 Juni 2008

Aku menikmati segelas eskrim cokelat sepulang taushiah di kampus. Eskrim itu mengirimku ke masa setahun silam, ketika aku sedang berjuang bersama teman-teman di lomba matematika FMIPA UI.

Pagi ini ayah menawariku untuk mengikuti SNMPTN supaya aku tidak penasaran untuk mencoba masuk FKUI. Jujur, aku agak kesal karena beliau hanya ingin menggangguku. Padahal beliau tahu, FKUI itu cita-citaku yang belum tergapai dan sampai sekarang masih menjadi motivasiku untuk belajar lebih baik di Unpad.

Kalau memang ayah mengizinkanku, beliau pasti mengatakannya sejak awal kuliah agar aku bisa mempersiapkan diri dengan baik.

Saat bercerita tentang cita-citaku ke FKUI, teman-teman SMA-ku akan mengatakan kalau aku ga bersyukur pada apa yang telah aku raih sekarang. Bukannya aku tidak bersyukur, aku hanya ingin menjaga semangatku supaya terpacu lebih baik. Mereka ga akan mengerti karena mereka rajin. T_T

Dan hari ini aku makan eskrim yang mengingatkanku kembali bahwa setahun yang lalu aku dan sahabatku berjanji untuk masuk FKUI (tapi kita berdua gagal… hiks). Aku senang perasaan itu kembali, tapi sedih pun aku rasakan.

Ada kata-kata yang selalu ku katakan pada diri sendiri:

”Alma, kamu sebenarnya mampu masuk FKUI, tapi Allah pengen kamu di FK Unpad. Buktikan kalau kamu bisa memberikan yang terbaik selama kuliah di FK Unpad karena ini memang keputusan terbaik buat kamu dari Allah. Jangan pernah kecewa karena Allah punya maksud dibalik ini semua.”

Keep fighting dan terus semangat!

Aku sangat bersyukur bisa kuliah di FK Unpad karena banyak hal yang kudapatkan disini. Dan aku harus belajar sungguh-sungguh sebagai rasa syukurku..

Aku akan tetap makan eskrim itu walaupun itu membuatku sedih.

Karena hati aku masih ada di Salemba sejak tahun lalu…