Recent Updates RSS Hide threads | Keyboard Shortcuts

  • After UTS 

    almahira 1:45 am on November 2, 2009 Permalink | Reply

    Waaaaa

    Harus banyak yang berubah dari kehidupan alma sekarang.

    Alma belum tahu mau jadi apa di masa depan nanti. Masih bingung.

    Aku ga mau kalau jadi orang yang ga punya rencana karena Rasulullah mengajarkan kita untuk memiliki rencana dalam hidup.

    Huff!!!
    Banyak yang harus diperbaiki.

    Waktu untuk ibadah.
    Jadwal belajar.
    Disiplin waktu.
    Pola makan dan pola tidur yang harus diatur ulang.
    dll
    dll
    dll

    Temanku bilang, kita harus memberikan yang terbaik dalam sertiap waktu yang kita miliki. Kabar buruknya, aku belum melakukan itu dengan maksimal.

    Ayo semangat!!!
    Jadi mahasiswa emang butuh perjuangan. Hadapi itu dengan baik dan berani dewasa dengan tidak banyak mengeluh!

     
  • What a Day! 

    almahira 2:52 pm on October 19, 2009 Permalink | Reply

    hari ini saya sedih banget.

    pengen marah2
    ngeluh2 juga
    tapi ga bisa
    fiuh!
    saya cuekin orang dengan ga natap matanya pas lagi ngobrol, bahkan pura-pura tidak melihat. hahaha… pasti saya orang yang jahat dan bukan teman yang baik. tapi kalau tidak, saya pasti akan mengeluarkan kata-kata yang kejam. Jadi saya harus menahan diri.

    Hari ini saya mengurus finishing proposal kegiatan PKMM untuk ke dikti. hari ini deadlinenya.

    Saya panik
    panik banget sampe ga tau mau ngapain
    saya meninggalkan ruang kuliah
    mondar-mandir kesana kemari
    menangis saat penjelasan kuliah
    menangis saat ditelpon teman

    saya pergi ke SBK dan menangis didepan bapak petugas SBK
    saya kembali lagi ke ruang kuliah lalu mengedit proposal

    kuliah selesai
    tergesa pergi ke tempat fotokopi
    saya menge-print kembali hasil revisi, lalu memfotokopi
    tak sampai 1 jam, saya sudah di kampus lagi

    saya menuju A2, bertemu dengan teman
    berdiskusi sejenak, lalu kembali ke SBK
    berdiskusi lagi di SBK, lalu kembali ke tempat fotokopian

    saya membeli teh poci karena haus
    juga lapar karena saya tak sempat makan siang

    saya kembali ke SBK
    dan urusan selesai

    saya bertemu teman di saung A2, lalu menangis
    untuk meredam rasa kesal, saya bermain internet
    mendownload foto malam minggu lalu

    saya pulang ke kostan
    lalu menangis kembali

    ah, kenapa hari ini saya banyak menangis?
    Dasar payah!

    Huff!
    Menulis hal ini sebenarnya ga guna karena malah bikin aku tambah kesal. Wkwkwkwk

     
    • sofa 10:20 am on October 20, 2009 Permalink

      ishbir ya ukhtiku sayang =)

      lumayan kok ma, nangis bisa ngebersihin kotoran2 di mata, hehe

    • ibnu mas'ud 1:02 am on October 24, 2009 Permalink

      hoho….
      klo lagi sedih kayak gitu mendingan liat ke bawah jangan liat ke atas ma…..
      coba dah klo lagi sedih gara-gara sibuk…. maen ke ITB pasti jadi ga sedih eh malah iba ahahaha….

      semangat ah neng…. (rock)

    • almahira 4:29 am on October 24, 2009 Permalink

      tapi setelah dipikir2, saya emang ga berhak marah. saya malu juga sih kenapa harus bersikap kayak begitu. ah, apa yang saya alami itu kan sebenernya ga seberapa.

  • 16 Oktober 2009 

    almahira 1:48 pm on October 19, 2009 Permalink | Reply

    Aku berhasil membuat sebuah tulisan untuk dipamerkan di acara Stovex FKUI. Tahun lalu, aku juga ikut lombanya. Meski tidak yakin menang (karena pastinya banyak yang ikut dan tulisannya lebih berbobot, apalagi alma buatnya sangat-sangat dadakan), aku sangat-sangat puas. Sudah lama sekali aku tidak menulis sebuah tulisan utuh. Jangankan tulisan utuh, menuliskan pemikiran-pemikiranku secara rutin saja sudah nyaris kutinggalkan.

    Ada perasaan lega, semangat, dan keinginan belajar yang lebih tinggi saat tulisan itu rampung kukerjakan. Emosiku nampak terkeluarkan dengan baik. Rasanya, hidupku memang sudah tidak bisa dilepaskan dengan sesuatu yang bernama menulis.

    Akan tetapi, ada satu hal yang membuatku cukup tersentak. Kenyataan bahwa ternyata gayaku dalam bertutur kata tidak mengalami kemajuan. Sedih juga sih. Ini artinya dalam setahun ini aku tidak belajar banyak. Hiks… Tapi yasudalah, yang penting, aku bisa kembali memulai semuanya dari awal. Semoga semuanya belum terlambat. Mudah-mudahan, tahun ini aku bisa menembus media cetak. Amin…

     
  • 26 September 2009 

    almahira 1:45 pm on October 19, 2009 Permalink | Reply

    Helfa bilang, kalau aku punya masalah atau ganjalan di hati, keluarin aja dengan menulis. Menulis sampai semua kata didalam kepala habis, etika kata menghilang, dan kelelahan sampai tak ada tenaga lagi untuk menulis. Setelah itu, bakar! Hahaha

    Ya! Aku harus belajar banyak untuk memahami berbagai macam karakter orang lain. Ga cuma sekedar “oia, saya paham apa yang kamu rasakan”. Fiuh!

     
  • Hweeeeeee 

    almahira 1:43 pm on October 19, 2009 Permalink | Reply

    27 September 2009

    Aku ga tau perasaan apa ini. Tapi saat mendengar keluhannya, rasanya aku ingin sekali menghiburnya, memeluknya, atau sekedar memegang tangannya dengan erat agar kecemasannya hilang. Perasaan ini sama terasa ketika salah seorang anggota keluargaku kebingungan. Aku ingin masalah dan kekhawatirannya itu cepat sirna. Ataukah ini hanya perasaan kasihan? Semoga saja ini bukan cinta.
    Aku memang aneh. Aku ingin dia bersandar dibahuku, diam dan mungkin bercerita tentang apa yang ia pikirkan. Aku ingin sekali menjadi kekuatannya, tapi mungkinkah? Argh! Kali ini aku benar-benar bermain dengan api.

    28 September 2009

    24 jam setelah menulis tulisan diatas: Hoek!

     
c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel